Motorik halus

10 Kegiatan Motorik Halus dengan Barang yang Ada di Rumah

14 Oktober 2026  ·  4 menit baca  ·  Tim KIDO

Tidak perlu mainan mahal untuk melatih motorik halus. Banyak barang di rumah yang bisa jadi "alat latihan" seru, asal Bunda & Ayah tahu cara memakainya.

Kenapa motorik halus penting?

Motorik halus adalah kemampuan menggunakan otot-otot kecil di jari dan tangan. Kemampuan inilah yang nanti dipakai untuk memegang pensil, mengancingkan baju, memakai sendok, dan menggunting. Makin sering jari-jari kecil itu dilatih, makin siap ia belajar menulis.

10 ide kegiatan

  1. Jepitan jemuran. Jepitkan ke pinggir kardus atau mangkuk. Bisa sambil belajar warna: jepitan merah ke kertas merah.
  2. Meronce sedotan. Potong sedotan pendek-pendek, lalu ronce ke tali sepatu jadi kalung.
  3. Menyobek kertas. Sobek koran atau kertas bekas jadi potongan kecil, lalu tempel jadi kolase.
  4. Memindahkan dengan sendok. Pindahkan kacang hijau atau beras dari satu mangkuk ke mangkuk lain.
  5. Play dough buatan sendiri. Tepung, garam, air, dan sedikit minyak. Gulung jadi ular, bola, atau huruf.
  6. Membuka dan menutup wadah. Kumpulkan toples dan botol bekas berbagai ukuran, lalu tantang anak memasangkan tutupnya.
  7. Menempel stiker. Melepas stiker dari lembarnya melatih capitan ujung jari.
  8. Mencuci mainan. Spons dan air sabun: meremas spons melatih kekuatan genggaman.
  9. Menggambar di nampan tepung. Ratakan tepung di nampan, lalu gambar garis, lingkaran, dan huruf dengan jari.
  10. Menebalkan garis. Lembar kerja dengan garis lurus, lengkung, dan zig-zag yang mengasah kontrol gerakan.

Tips supaya aman dan seru

Setiap anak tumbuh dengan kecepatannya sendiri. Usia di artikel ini adalah perkiraan umum, bukan patokan. Kalau Bunda & Ayah punya kekhawatiran tentang tumbuh kembang si kecil, konsultasikan dengan dokter anak atau tenaga ahli tumbuh kembang.

Baca juga