Persiapan sekolah

Persiapan Masuk SD: Apa Saja yang Perlu Dikuasai Anak?

15 Oktober 2026  ·  6 menit baca  ·  Tim KIDO

Seragam sudah dibeli, tas sudah dipilih. Tapi di kepala Bunda & Ayah mungkin masih ada pertanyaan: "Si kecil sudah siap belum, ya? Harus sudah lancar membaca?" Kabar baiknya, siap sekolah itu jauh lebih luas daripada sekadar bisa membaca dan berhitung.

Bukan hanya calistung

Sejak 2023, Kemendikbudristek lewat program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan menegaskan bahwa tes membaca, menulis, dan berhitung (calistung) tidak boleh dipakai sebagai syarat masuk SD. Yang ditekankan justru enam kemampuan fondasi anak:

  1. Mengenal nilai agama dan budi pekerti.
  2. Keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi dengan teman dan guru.
  3. Kematangan emosi untuk berkegiatan di lingkungan belajar.
  4. Kematangan kognitif, termasuk dasar-dasar literasi dan numerasi.
  5. Keterampilan motorik dan merawat diri supaya bisa mandiri di sekolah.
  6. Memaknai belajar secara positif, yaitu merasa belajar itu menyenangkan.

Jadi, anak yang belum lancar membaca tetapi bisa antre, mau mencoba, dan berani bertanya, sebenarnya sudah punya bekal yang sangat berharga.

Daftar periksa sederhana di rumah

KemampuanContoh yang bisa diamati
MandiriKe toilet sendiri, membuka bekal, memakai dan melepas sepatu.
SosialMau bergantian, bisa meminta tolong, mengenalkan diri.
EmosiBisa menunggu sebentar, tenang lagi setelah kecewa.
BahasaBercerita tentang harinya, mengikuti 2–3 langkah perintah.
Motorik halusMemegang pensil, menggunting garis lurus, mewarnai bentuk besar.
Literasi dan numerasi awalMengenal beberapa huruf (terutama di namanya), menghitung benda sampai 10.

Ini bukan tes lulus atau gagal. Gunakan untuk melihat bagian mana yang perlu lebih banyak dilatih lewat bermain.

Cara melatihnya tanpa tekanan

Yang sebaiknya dihindari

Ingat poin keenam tadi: anak yang berangkat sekolah dengan perasaan senang akan belajar jauh lebih cepat daripada anak yang sudah takut duluan.

Setiap anak tumbuh dengan kecepatannya sendiri. Usia di artikel ini adalah perkiraan umum, bukan patokan. Kalau Bunda & Ayah punya kekhawatiran tentang tumbuh kembang si kecil, konsultasikan dengan dokter anak atau tenaga ahli tumbuh kembang.

Sumber

Baca juga