Persiapan sekolah
Calistung untuk Anak TK: Perlu atau Tidak?
"Anak tetangga umur 5 sudah lancar membaca, anakku belum." Perasaan cemas seperti ini sangat umum. Apalagi banyak orang tua pernah mendengar bahwa masuk SD harus lulus tes calistung. Bagaimana sebenarnya?
Aturannya: calistung bukan syarat masuk SD
Kemendikbudristek menegaskan bahwa sekolah tidak boleh menggunakan tes calistung dalam penerimaan peserta didik baru SD/MI. Larangan ini sebenarnya sudah ada di peraturan sebelumnya, lalu dipertegas lewat program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan pada 2023. Program yang sama juga meminta SD mengadakan masa perkenalan dua minggu untuk murid baru.
Jadi, tidak perlu belajar calistung?
Bukan begitu. Menurut Mendikbudristek saat itu, calistung tetap penting dikenalkan di PAUD. Masalahnya adalah anggapan bahwa calistung satu-satunya hal yang penting, dan cara mengajarkannya yang terlalu memaksa. Anak bisa merasa belajar itu tidak menyenangkan sejak dini.
Jadi pertanyaannya bukan "perlu atau tidak", tetapi "bagaimana caranya?"
Calistung yang pas untuk anak TK
| Kurang pas | Lebih pas | |
|---|---|---|
| Membaca | Menghafal "be-a ba" berulang-ulang setiap hari | Dibacakan buku, mengenal bunyi huruf di namanya, main tebak huruf awal benda |
| Menulis | Menyalin satu halaman huruf sampai rapi | Latihan garis dan bentuk, menebalkan nama sendiri, menggambar bebas |
| Berhitung | Menghafal penjumlahan di kertas | Menghitung anak tangga, membagi kue, bermain dadu dan ular tangga |
Tanda belajarnya sudah kebablasan
- Anak menangis atau menghindar setiap kali diajak "belajar".
- Waktu belajar lebih panjang dari waktu bermain.
- Bunda & Ayah lebih sering mengoreksi daripada memuji.
Kalau tanda-tanda ini muncul, rehat dulu beberapa hari. Ganti dengan bermain yang tetap melatih fondasinya, misalnya meronce, bermain play dough, atau membacakan cerita.
Prinsipnya: sedikit, sering, dan senang
Sepuluh sampai lima belas menit sehari, dengan aktivitas yang beragam dan pujian untuk usahanya, jauh lebih efektif daripada satu jam yang penuh air mata. Yang ingin kita jaga adalah rasa ingin tahunya, karena itu bekal paling penting untuk belajar di SD nanti.
Setiap anak tumbuh dengan kecepatannya sendiri. Usia di artikel ini adalah perkiraan umum, bukan patokan. Kalau Bunda & Ayah punya kekhawatiran tentang tumbuh kembang si kecil, konsultasikan dengan dokter anak atau tenaga ahli tumbuh kembang.
Sumber
Baca juga
Persiapan sekolah
Persiapan Masuk SD: Apa Saja yang Perlu Dikuasai Anak?
Bukan cuma calistung. Kenali enam kemampuan fondasi yang menurut Kemendikbudristek penting untuk anak masuk SD, dan cara melatihnya di rumah.
6 menit baca →
Motorik halus
Latihan Pra-Menulis: 11 Garis dan Bentuk Sebelum Belajar Huruf
Semua huruf tersusun dari garis dan bentuk sederhana. Ini urutan 11 garis yang perlu dikuasai anak, lengkap dengan ide latihan yang seru.
5 menit baca →